Metode-Desain-Riset-Archival-Dan-Desain-Riset-Survey-1

Metode Desain Riset Archival Dan Desain Riset Survey

Penjelasan Singkat Metode Desain Riset Archival Dan Desain Riset Survey – Untuk mendapatkan hasil penelitian yang akurat, setiap peneliti perlu menggunakan metode penelitian yang tepat dan sesuai dengan topik atau bahan yang diteliti. Ada beberapa jenis pendekatan metode yang bisa digunakan untuk melakukan sebuah penelitian seperti metode sejarah, metode deskriptif, metode eksperimen dan metode partisipatoris. Diantara keempat metode ini, metode deskriptif merupakan salah satu metode yang cukup banyak digunakan. Beberapa metode deskriptif yang bisa digunakan diantaranya adalah metode desain riset archival dan desain riset survey. Kedua metode ini memiliki konsep yang serupa namun langkah yang cukup berbeda dalam praktiknya. Adapun penjelasan dari kedua jenis metode deskriptif ini diantaranya :

Metode Desain Riset Archival

Seperti namanya, metode desain riset archival merupakan metode penelitian yang menggunakan arsip atau dokumen sebagai variable penelitian. Metode penelitian ini menggunakan informasi dari berbagai arsip yang berkaitan dengan topik penelitian sebagai acuan untuk menentukan hasil penelitian.

Metode penelitian ini dilakukan dengan membuat identifikasi dokumen terlebih dahulu kemudian melakukan eksplorasi, hingga menyelesaikan masalah atribusi dan melakukan kolase atau perbandingan dengan sumber penelitian lainnya. Metode desain riset archival biasanya menggunakan berbagai arsip seperti catatan dan laporan historis berkaitan dengan topik penelitian yang ada.

Metode Desain Riset Survey

Metode desain riset archival dan desain riset survey Memiliki proses yang cukup berbeda namun menghasilkan hasil penelitian yang cukup serupa. Metode desain riset survey menjadi salah satu metode penelitian yang cukup sering digunakan karena dinilai memiliki desain yang cukup sederhana serta bisa diselesaikan dengan lebih cepat dibandingkan metode penelitian lainnya.

Meski memiliki desain yang cukup sederhana serta bisa dilakukan dalam jangka waktu yang cukup cepat namun metode ini perlu dilakukan dengan sangat teliti karena bisa saja memberikan hasil penelitian yang tidak akurat jika proses penelitian tidak dilakukan dengan baik. Hasil penelitian akan terkesan dangkal dan tidak pasti jika metode desain riset survey ini dilakukan tanpa persiapan yang matang.

Beberapa contoh persiapan yang harus diperhatikan dengan baik katakan menggunakan metode desain riset survey di antaranya adalah analisa tingkat kecocokan kuesioner survey yang akan digunakan dengan topik penelitian. Kuesioner survey harus disusun dengan sangat teliti agar setiap kemungkinan jawaban yang timbul dari responden survey bisa di Arahkan kembali untuk mendapatkan hasil penelitian atau hasil survey yang dibutuhkan.

Itulah beberapa penjelasan singkat mengenai kedua metode deskriptif yang cukup sering digunakan di masyarakat dalam berbagai topik penelitian. Kedua metode ini pada dasarnya memiliki variabel penelitian yang cukup berbeda namun bisa memberikan kontribusi untuk menentukan hasil penelitian yang cukup akurat.Metode desain riset archival dan desain riset survey juga sering kali digunakan dalam sebuah penelitian yang sama dengan menggabungkan kedua metode tersebut sehingga mampu memberikan hasil penelitian yang sangat akurat dari berbagai arah. Pentingnya memilih metode desain riset yang akan digunakan dalam sebuah penelitian bisa memberikan pengaruh yang cukup besar terhadap proses dan hasil penelitian itu sendiri.

3 komentar untuk “Metode Desain Riset Archival Dan Desain Riset Survey”

  1. Pingback: Jangan Dipikir Sendiri, Mintalah Pendapat Jasa Olah Data Dalam Penyelesaian Skripsi - Akses Computa Indonesia

  2. Pingback: Trik Cepat Untuk Menyelesaikan Skripsi dengan Jasa Olah Data - Akses Computa Indonesia

  3. Pingback: Jasa Olah Data Akses Indonesia Akan Membantumu untuk Melakukan Pengolahan Data - Akses Computa Indonesia

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *